Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja

Ini 5 Tanda Anda Terlalu Ambisius Dalam Berkarir, Waspadalah

Diposkan: 05 Mar 2018 11:01:17 AM Dibaca: 318 kali


 

Ini 5 Tanda Anda Terlalu Ambisius Dalam Berkarir, Waspadalah

Terlalu Ambisius Dalam Berkarir – Dalam hal apapun, menjadi seseorang yang ambisius bukanlah hal yang buruk. Namun bisa menjadi sangat buruk ketika ambisi tersebut justru menjadi belenggu kebahagiaan Anda.
Di lingkungan kerja pun juga demikian, sah-sah saja menuntut diri untuk menjadi lebih baik. Ambisi yang tinggi akan bisa membawa Anda pada karir yang lebih bagus. Namun perlu diwaspadai ketika ambisi tersebut berkembang semakin besar tanpa bisa dikontrol.
 
Kondisi ini akan membawa seseorang menjadi pribadi yang terlalu ambisius dan bisa membuatnya merasa tersiksa. Bukan tidak mungkin Anda malah justru akan kehilangan kesempatan untuk bisa menikmati hidup.
Lalu apa saja tanda-tanda tersebut, simak ulasannya berikut ini:
  1. Terlalu Banyak Mengorbankan Hal Penting Demi Karir

Untuk mencapai prestasi dalam berbagai hal termasuk pekerjaan, cukup wajar bila seseorang kadang mengorbankan sesuatu. Namun menjadi berlebihan jika Anda terlalu banyak mengorbankan hal penting (misalnya keluarga) demi karir yang lebih baik.
Bagi orang yang terlalu ambisius, dalam hidupnya tidak ada yang lebih penting kecuali karirnya, bahkan lebih penting dari keluarga dan kesehatan mereka. Sehingga tak jarang orang seperti ini mudah frustrasi dan depresi ketika tujuannya dalam berkarir tidak/ belum tercapai.
Hal ini tentu sangat tidak baik untuk Anda sendiri dan untuk keluarga. Keseimbangan dalam menjalankan segala sesuatu tetap diperlukan meski memang bukan perkara mudah untuk mendapatkannya.
  1. Selalu Membandingkan Diri Dengan Orang Lain

Bagi orang yang terlalu ambisius, mereka cenderung tidak ingin berada di bawah orang lain dalam hal apapun. Sehingga hal ini kemudian membawanya kepada sikap suka berkompetisi dan selalu membandingkan diri dengan orang lain.
Orang seperti ini sejatinya akan sibuk melihat pencapaian orang lain dari pada meningkatkan kemampuan diri sendiri. Sehingga tidak disadari semakin lama orang yang terlalu ambisisus akan justru semakin tertinggal dari orang lain.
 

 
Maka jika Anda terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain, segeralah sadar bahwa apa yang Anda lakukan adalah tidak benar.
  1. Tidak Bisa Menjadi Orang yang Rileks

Rileks bukan berarti tidak serius. Orang yang memiliki ambisi tidak terkendali biasanya akan sulit menikmati hidupnya. Mereka cenderung terus berpikir bagaimana bisa mencapai tujuan atau target mereka, bahkan pada saat santai sekalipun.
Ketika liburan misalnya, orang seperti ini akan selalu berusaha mencuri waktu untuk pekerjaannya barang sebentar. Dan selalu saja seperti itu sampai pada akhirnya waktu liburan pun berakhir tanpa merasa libur. Ayo, apakah Anda pernah mengalami hal itu?
Jika Anda seperti ini, maka Anda harus segera membenahi diri agar tidak terjerumus semakin dalam dalam ambisi Anda.
  1. Selalu Merasa Tidak Punya Waktu

Waktu akan selalu menjadi masalah besar bagi orang yang terlalu ambisius. Mereka seakan selalu kekurangan waktu untuk mencapai apa yang diinginkan.
Perasaan panik dan cemas kerap melanda karena waktu yang selalu terasa sangat sempit karena banyaknya deadline yang dibuat sendiri. Jika seperti ini yang Anda alami, maka Anda harus segera merevisi deadline Anda agar tidak membunuh Anda perlahan-lahan.
Jadilah manusia normal yang menghargai waktu, waktu untuk bekerja, waktu untuk rekreasi, dan lain sebagainya.
  1. Melakukan Segalanya Untuk Mencapai Tujuan

Ini yang berbahaya, bagi orang yang terlalu ambisius dengan karir, mereka sering seperti gelap mata. Mereka akan melakukan segala cara untuk bisa mencapai targetnya.
Mungkin pada awalnya hanya sesuatu yang kecil seperti sedikit berbohong, sedikit menghasut, dan lainnya. Hal semacam ini jika terus dibiasakan, lama kelamaan akan melekat pada diri seseorang dan kemudian menjadi sifat permanen orang tersebut.
Orang yang terlalu ambisius akan mudah menghalalkan segala cara untuk mendapatkan yang diinginkan, meski itu dilakukan dengan cara yang tidak sportif. Ambisi yang tak terkendali akan merusak perangai Anda sendiri jika didiamkan terus menerus.
PENUTUP
Itulah beberapa tanda yang menunjukkan seseorang adalah orang yang terlalu ambisius. Jika ada satu atau dua pada diri Anda, maka sebaiknya segera hilangkan agar hidup Anda menjadi lebih bahagia.
Memiliki ambisi yang tinggi memang bagus, namun harus tetap di dalam koridor yang tidak berlebihan sehingga menyiksa diri sendiri.
 

sumber : maxmanroe.com


0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Blog Search



ABOUT NARSIS

Narsis Digital Printing Terletak di Pusat Kota Medan

Bersebelahan dengan Kantor Walikota Medan

Berada Tepat di Pusat Perbelanjaan Grand Palladium Mall

Narsis Digital Printing Merupakan Sebuah Perusahaan yang Bergerak di Bidang

Produksi Merchandise, Souvenir dan Aneka Product Custom

Narsis juga Memberikan Kesempatan Bagi Narsis Mania yang Ingin Belajar Berwirausaha

Untuk Menjadi Reseller ataupun Membuka Usaha Sendiri dengan Mengikuti

Program Kemitraan Narsis Digital Printing

STORE 1

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 31 No. 5 & 6 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0821 6108 4420

STORE 2

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 50 No. 1 & 2 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7777 2826

MANAGEMENT

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 10 No. 1 - 7 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7220 7968

TESTIMONI

  • Bapak Irwan Surya
  • Alween Ong Perlahan kudekati dia dan bertanya beberapa hal, terkesan sekali dengan sikap nya yang bersahaja, ramah, penuh senyuman dan satu lagi kurasakan ketulusan dari seluruh jawaban jawabannya. Aku tak ragu, nurani berkata, aku bisa memulainya disini, dengan nya, Alween Ong. Lalu secara sekasama kami merencanakan pekerjaan pekerjaan yang kuinginkan, dan Alween melayaniku dengan teliti dan aku percaya aku dapat mempercayainya, instuisi berkata demikian. Dan memang untuk order pertama, aku puas dan aku tetap merasakan ketulusannya. Seketika aku terkesima dengannya, di balik balutan jilbabnya dan baju muslimnya yang khas, dia sangat lincah dan enjoyable, sapaannya hangat, dan sangat bersahabat, aku sangat menikmati bekerjasama dengannya. Kemudian di komunikasi kami berikutnya tak ragu aku menyapa dengan sayang, karena pikirku dia pantas jadi anakku, mungkin dia tak jauh beda dengan usia anak sulungku, aku melihat ketekunan dalam usaha yg dia kerjakan, aku merasakan kasih nya yg memberdayakan orang disabilitas, perlahan aku mengamati bagaimana dia memberi perintah pada pekerjanya yg ternyata tidak bisa bicara, bisu...dan dia tetap dengan senyuman dan guyonannya yang khas, aku suka caranya. Dan pekerjanya nyaman bekerja dengan caranya, dan aku melihat bagaimana dia sendiri coba melayani semua pelanggannya dengan cara yg sama dan kelincahannya, kegesitannya, membuatku terbang pada masa aku masih seusianya.. Memang sekarang bisa dikata aku tak muda lagi, 49 menjelang 50 tahun, sudah tualah atau sedikit tua juga boleh deh. Tetapi yg pasti masih ada banyak semangat yg ingin kutularkan pada anak anak ku, pada sahabat sahabatku yg seusiaku, yg mulai sakit sakitan dan merintih payah..... Jauh dalam benakku yang dulu pernah terbersit, kembali aku mengingatnya seketika kulihat Alween Ong dalam kesehariannya di toko kecilnya, tapi ya ampun....ordernya tidak terhitung. Kemudian pun lewat BBM dia tak sungkan berbagi banyak informasi denganku yang menunjukkan siapa dia dengan banyak kegiatannya, dia share dan mengajak teman teman perduli dengan pengungsi Rohingya, mengajak berbagi kasih dengan mereka, aku nyaman dengan " sharing" annya, dia share acara seminar seminar yang diadakan dimana dia juga berperan didalamnya, dia share pembentukan kepengurusan komunitas usaha dimana dia juga terlibat di dalamnya, aku merasakan setiap energi yang dikeluarkannya, dia mengingatkanku lagi pada masa aku masih sekuat dia. Dan...akhirnya aku memacu diriku mewujudkan kembali mimpiku yang tertunda, kupikir akupun pasti bisa memulainya sekarang di usia senjaku, dan aku putuskan untuk ambil kelasku, corel draw...ah senangnya, di hari pertama aku belajar design kartu nama, dan aku berhasil membuat kartu nama seperti yang aku pikirkan, masih sederhana pasti, aku masih jauh dari jago...tapi aku melihat gairahku untuk berkarya kembali berkobar, karena aku melihat kegesitan nya dan itu memacuku lagi. Aku bersyukur mengenal dia, dan aku berharap banyak anak muda anak bangsaku mau belajar darinya, kerja keras dan berjuang, itulah hidup sebenarnya. Dan dia melayani semua pelanggannya dengan senyum ketulusannya. Aku terkesan dengan kesederhanaannya, dan kealimannya yang tak dapat disembunyikannya, tapi dia tetap Indonesia. Perlahan sambil lalu aku bertanya : dibelakang namamu kenapa ada "Ong" nya....dengan sumringah dia menjawab ku, oh iya ibu...ayahku"cina" ....dia tidak menutupi siapa dia dibalik balutan baju panjang dan jilbabnya yang hangat membalut tubuhnya. Karena dia bekerja untuk dirinya, dan dia berjuang mengekspresikan dirinya sendiri tanpa tergantung kepada orang lain dan tidak akan pernah menganggu orang lain,dia berani dengan identitasnya. Dimasa reformasi yang kita agungkan ini, tapi yang membuat banyak orang kebablasan, bahkan anak bangsa sendiri pun tak lagi menghidupi kebhinekaan...kemajemukan Indonesia, aku bersyukur aku mengenal Alween Ong, aku bangga melihatnya, tanpa banyak bicara dia melakukan saja bagiannya, dan aku merasakan kasih dalam setiap gerakannya. Aku masih order ini dan itu, dan dia dengan sabar mencarikan untuk ku ini dan itu seperti yang kubutuhkan dan kuinginkan, dia berusaha bekerja tepat waktu dan harganya terjangkau....dia gak neko neko...dan aku tetap merasakan ketulusannya Dan sejauh ini, Alween Ong menyemangatiku lagi untuk belajar, belajar, dan menulisi lagi lembar lembarku yang lama tak kusapa, buktinya tulisanku ini, cukup enaklah buat dibaca..iyakan..iyakan....*senyum sendiri* Aku menulis catatan ku ini pukul 00.30 setelah aku menyelesaikan design 2 kartu nama, tadinya aku sudah berdoa dan merencanakan tidurku, tapi pikiranku menggelitiku untuk menulisi catatanku, dan aku duduk lagi dan mulai menuliskannya, menuliskan apa yang lewat di kepalaku sebelum nanti aku lupa. Terimakasih Alween...teruslah berkarya..memberdayakan kaum disabilitas, tersenyum ramah, kerja keras, murah hati dan bersedekah, minimal mimpiku menyeruak kepermukaan untuk kembali minta diwujudkan, entahpun tak sampai matang yang jelas aku sudah memulainya karena aku mengenal dan mengamati kegesitanmu. Jangan lupa makan ya....order boleh banyak, tapi kesehatanmu tetap yang utama Besok besok kalau aku sudah mahir, order boleh berbagikan...karena itu jugalah yang menjadi impiannya, menjadikan banyak wirausahawan yang mandiri lewat lembaga dan komunitas dimana dia aktif sebagai pengurusnya, dia tidak takut disaingi karena dia tidak merasa menjadi pesaing....rejeki orang masing masing, begitu mottonya. Terimakasih Tuhan aku mengenalnya, dan biarlah dia jadi berkat bagi banyak orang dengan caranya. Salut.....buat Alween Ong

    Bu Juliana Silalahi
  • Baru pertama x ny ke narsis digital...
    Awal liat dr lantai 1 tmptny da jd point of interest aja kak, trs seneng duduk di bangku yg disediakan disna smbil baca2 tulisan didinding ny adem, bnyk pelajaran dsna. Islami sekali.. Kakak2 dsna juga ramah... Apalagi td ada kk yg ramaaaah x, lupa nanya namanya kak, yg pertama kk yg agak sedikit tomboy n satu lg kk kk itu enggak pkk bj team narsis, dia meladeni dni dengan sangat baik n ramah ^_^
    Hasil puzzle ny jg bgs... Seneng dengan hasil nya kak. Jd tertatik jd member. Insyaallah nnt dni ksna lg n dftr lgsg jd member narsis heheheh....
    N smg nnt bs ktmu dgn kk n cerita bnyk ma kk....
    Mkin kagum ama ownernya
    Ini hasil cetakan puzzle ny kak...
    Awalny dni bwt ukuran 20x20 ternyata puzzlenya 20x15 klo g slh, untungny dni bw file mentahny, trs kk yg enggak pkk bj team ngasi solusi klo font ny digeser n dibesarin heheheh... Jdny begini, n memuaskan...
    Mksh bwt team narsis digital ^_^

    Andini Fitri Lubis
  • Narsis Mantap ^_^

    Nayla
  • Narsis Bagus Produknya keren-keren dan pastinya gak mengecewakan

    Kiki
Cek Ongkir
Propinsi
Kabupaten
Kecamatan
Berat Gram
LIVE FEED
    Please Like Us

    ORDER TRACKER

    Nomor Order:
    Email:
    Cek Order
    Cetak, Print, Sablon, Bordir, Souvenir, Promosi, Satuan Narsis Digital Printing Medan © 2019. Alcompany Indonesia
    Mobile Site