Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja

Prinsip Pareto: Insight Ramadan 2018 yang Perlu Kita Ketahui

Diposkan: 08 May 2018 17:17:34 PM Dibaca: 188 kali


Prinsip Pareto: Insight Ramadan 2018 yang Perlu Kita Ketahui

Prinsip Pareto

Semua bermula dari kacang polong.

Kembali ke lebih dari seabad silam, tepatnya pada tahun 1906, seorang ekonom Italia bernama Vilfredo Pareto mendapati jika 20% dari tanaman kacang polong di kebun miliknya menghasilkan sekitar 80% dari hasil panen setiap tahun.

Sebagai ahli ekonomi, penemuan ini kemudian ia coba terapkan ke skala yang lebih besar dengan kalkulasi yang cukup mengejutkan, yakni: sekitar 80% tanah di Italia dimiliki oleh 20% dari jumlah populasi dan sekitar 80% dari total pendapatan di Italia diterima oleh 20% dari jumlah populasi.

 

Pada akhirnya, Pareto pun membuat sebuah prediksi: bahwa untuk setiap peristiwa, kurang lebih 80% hasil datang dari 20% penyebab.

Hal tersebut lalu menjadi sangat populer ketika terbukti cukup akurat saat diimplementasikan pada berbagai peristiwa, diantaranya:

  • 80% dari keuntungan perusahaan dihasilkan dari 20% konsumen.
  • 80% kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh 20% pengendara.
  • 80% klaim garansi produk diajukan oleh 20% pelanggan.
  • 80% pendapatan pajak datang dari 20% penduduk.
  • 80% keterlambatan jadwal timbul dari 20% kemungkinan penyebab penundaan.
  • 80% penyakit disebabkan oleh 20% faktor pemicu.
  • 80% dari aplikasi atau software yang diinstall hanya 20% yang digunakan.
  • 20% jumlah karyawan berkontribusi terhadap 80% kinerja
  • 20% dari kegagalan sistem menyebabkan 80% masalah.
  • dan seterusnya dan seterusnya.

Inilah yang kemudian kita kenal sebagai Prinsip Pareto atau Aturan 80/20.

Meski demikian, perlu diketahui jika prinsip Pareto bukanlah hukum pasti alam yang saklek yang nilainya selalu seperti itu dan tak bisa diubah sama sekali. Prinsip ini hanyalah sebuah observasi yang dapat menjelaskan secara baik tentang bagaimana setiap hal di dunia ini tidak terdistribusi secara merata. Dengan mengetahuinya, kita justru dapat melihat segala sesuatu lebih terang, merubah strategi serta bersiasat demi memaksimalkan output dari hampir setiap hal.

Dan tentu saja, ada beragam ide serta aplikasi yang dikembangkan dari Prinsip Pareto yang dapat kita temukan dalam buku-buku bisnis atau artikel yang lebih generik mengenai kehidupan atau pengembangan diri, utamanya pada urusan yang berhubungan dengan produktivitas.

Namun sebelum Anda ngubek-ngubek untuk mencari tahu lebih jauh, mari saya ajak Anda kepada sesuatu yang lebih dekat, sesuatu yang dapat disangkutkan dengan prinsip ini dan yang jadi judul artikel kita: Insight Ramadan 2018.

Anda dan saya, kita semua tahu jika Ramadan adalah momentum panen raya untuk hampir seluruh bidang usaha dan retail di Indonesia secara umum. Khusunya di ranah online, dilansir dari situs berita Detik, Shopee merilis data yang menyebutkan terdapat lonjakan transaksi sebesar 40% pada Ramadan tahun 2017 lalu jika dibandingkan dengan periode Januari-April di tahun yang sama. Tercatat tak kurang dari 300.000 transaksi dibukukan setiap hari dan diprediksikan akan meningkat di tahun 2018.

Setidaknya ada 3 alasan yang bisa menjelaskan fenomena ini:

  1. Ada waktu tambahan saat setelah makan sahur, sembari ngabuburit dan menunggu waktu tarawih
  2. Daya beli meningkat karena THR
  3. Kultur semua serba baru saat lebaran tiba yang ada di masyarakat kita

Maka sebagai pebisnis, penjual dan pengusaha online, Anda pun harus mempersiapkan diri sejak sekarang untuk menghadapi Ramadan yang akan segera bertandang. Patut dicurigai inilah kesempatan terbesar yang Anda miliki di tahun ini untuk mendongkrak penjualan.

Berdasarkan prinsip Pareto, Ramadan, ditambah dengan periode akhir tahun dan harbolnas (ketiganya kita asumsikan punya bagian sekitar 20% dari waktu setahun) bisa jadi punya dampak 80% terhadap seluruh pencapaian Anda selama 2018 ini.

Selanjutnya, dengan menggunakan prinsip yang sama, Anda juga dapat mengaplikasikannya pada faktor penting lainnya dalam rangka menyambut Ramadan tahun ini.

 

1. Memaksimalkan Produk/ Layanan

Pertama, memaksimalkan produk atau layanan Anda. Caranya adalah dengan membuat daftar dari semuanya lalu ambil kira-kira 20% yang paling laku, misalnya ada 10 maka pilih 2 yang terbaik. Besar kemungkinan itu punya kontribusi 80% terhadap omset Anda. Dengan memberikan perhatian lebih pada 20% itu, Anda dapat meningkatkan 80% hasil secara keseluruhan.

2. Memaksimalkan Sumber Daya

Kedua, memaksimalkan sumber daya Anda. Jika Anda memiliki team pemasaran, admin, cs atau apalah namanya, amatilah 20% yang paling produktif karena bisa jadi merekalah yang punya 80% kontribusi pekerjaan atau closing order. Berikan reward kepada orang-orang ini agar terpicu untuk lebih produktif lagi dan jadikan sebagai role model bagi yang lainnya.

3. Memaksimalkan Waktu

Ketiga, memaksimalkan waktu Anda. Bagi seorang pebisnis, marketing plan adalah hal terpenting dibandingkan yang lainnya. Porsinya kurang lebih 20% dari seluruh proses yang terjadi dari sebuah penjualan. Tentu saja Anda dapat menghemat banyak waktu dengan hanya memperhatikan yang 20% itu. Dan jika Anda memberikan tempo yang lebih banyak disana, maka dampak 80% yang dihasilkan juga akan menjadi lebih besar.

Intinya jika Anda ingin memaksimalkan apa yang dapat dicapai pada Ramadan mendatang, Anda harus melakukan persiapan sebaik dan sematang mungkin sejak sekarang. Ingat kata Winston Churcill, gagal berencana adalah merencanakan kegagalan.

Terakhir, sebagai penutup izinkan saya mengakhiri insight ini menggunakan prinsip Pareto sekali lagi. Prediksi saya, dari 80% pembaca artikel ini hanya akan ada 20% yang menindaklanjutinya secara nyata.

Sisanya mungkin tak percaya, bingung atau bertanya dalam hati: sejak kapan kacang polong dapat menghamburkan waktu dengan begitu percuma?

Selamat menyambut bulan Ramadhan!

Semoga bermanfaat,

 

Sumber:https://www.maxmanroe.com/prinsip-pareto-insight-ramadhan-2018.html



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Blog Search



ABOUT NARSIS

Narsis Digital Printing Terletak di Pusat Kota Medan

Bersebelahan dengan Kantor Walikota Medan

Berada Tepat di Pusat Perbelanjaan Grand Palladium Mall

Narsis Digital Printing Merupakan Sebuah Perusahaan yang Bergerak di Bidang

Produksi Merchandise, Souvenir dan Aneka Product Custom

Narsis juga Memberikan Kesempatan Bagi Narsis Mania yang Ingin Belajar Berwirausaha

Untuk Menjadi Reseller ataupun Membuka Usaha Sendiri dengan Mengikuti

Program Kemitraan Narsis Digital Printing

STORE 1

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 31 No. 5 & 6 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0821 6108 4420

STORE 2

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 50 No. 1 & 2 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7777 2826

MANAGEMENT

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 10 No. 1 - 7 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7220 7968

TESTIMONI

  • Bapak Irwan Surya
  • Alween Ong Perlahan kudekati dia dan bertanya beberapa hal, terkesan sekali dengan sikap nya yang bersahaja, ramah, penuh senyuman dan satu lagi kurasakan ketulusan dari seluruh jawaban jawabannya. Aku tak ragu, nurani berkata, aku bisa memulainya disini, dengan nya, Alween Ong. Lalu secara sekasama kami merencanakan pekerjaan pekerjaan yang kuinginkan, dan Alween melayaniku dengan teliti dan aku percaya aku dapat mempercayainya, instuisi berkata demikian. Dan memang untuk order pertama, aku puas dan aku tetap merasakan ketulusannya. Seketika aku terkesima dengannya, di balik balutan jilbabnya dan baju muslimnya yang khas, dia sangat lincah dan enjoyable, sapaannya hangat, dan sangat bersahabat, aku sangat menikmati bekerjasama dengannya. Kemudian di komunikasi kami berikutnya tak ragu aku menyapa dengan sayang, karena pikirku dia pantas jadi anakku, mungkin dia tak jauh beda dengan usia anak sulungku, aku melihat ketekunan dalam usaha yg dia kerjakan, aku merasakan kasih nya yg memberdayakan orang disabilitas, perlahan aku mengamati bagaimana dia memberi perintah pada pekerjanya yg ternyata tidak bisa bicara, bisu...dan dia tetap dengan senyuman dan guyonannya yang khas, aku suka caranya. Dan pekerjanya nyaman bekerja dengan caranya, dan aku melihat bagaimana dia sendiri coba melayani semua pelanggannya dengan cara yg sama dan kelincahannya, kegesitannya, membuatku terbang pada masa aku masih seusianya.. Memang sekarang bisa dikata aku tak muda lagi, 49 menjelang 50 tahun, sudah tualah atau sedikit tua juga boleh deh. Tetapi yg pasti masih ada banyak semangat yg ingin kutularkan pada anak anak ku, pada sahabat sahabatku yg seusiaku, yg mulai sakit sakitan dan merintih payah..... Jauh dalam benakku yang dulu pernah terbersit, kembali aku mengingatnya seketika kulihat Alween Ong dalam kesehariannya di toko kecilnya, tapi ya ampun....ordernya tidak terhitung. Kemudian pun lewat BBM dia tak sungkan berbagi banyak informasi denganku yang menunjukkan siapa dia dengan banyak kegiatannya, dia share dan mengajak teman teman perduli dengan pengungsi Rohingya, mengajak berbagi kasih dengan mereka, aku nyaman dengan " sharing" annya, dia share acara seminar seminar yang diadakan dimana dia juga berperan didalamnya, dia share pembentukan kepengurusan komunitas usaha dimana dia juga terlibat di dalamnya, aku merasakan setiap energi yang dikeluarkannya, dia mengingatkanku lagi pada masa aku masih sekuat dia. Dan...akhirnya aku memacu diriku mewujudkan kembali mimpiku yang tertunda, kupikir akupun pasti bisa memulainya sekarang di usia senjaku, dan aku putuskan untuk ambil kelasku, corel draw...ah senangnya, di hari pertama aku belajar design kartu nama, dan aku berhasil membuat kartu nama seperti yang aku pikirkan, masih sederhana pasti, aku masih jauh dari jago...tapi aku melihat gairahku untuk berkarya kembali berkobar, karena aku melihat kegesitan nya dan itu memacuku lagi. Aku bersyukur mengenal dia, dan aku berharap banyak anak muda anak bangsaku mau belajar darinya, kerja keras dan berjuang, itulah hidup sebenarnya. Dan dia melayani semua pelanggannya dengan senyum ketulusannya. Aku terkesan dengan kesederhanaannya, dan kealimannya yang tak dapat disembunyikannya, tapi dia tetap Indonesia. Perlahan sambil lalu aku bertanya : dibelakang namamu kenapa ada "Ong" nya....dengan sumringah dia menjawab ku, oh iya ibu...ayahku"cina" ....dia tidak menutupi siapa dia dibalik balutan baju panjang dan jilbabnya yang hangat membalut tubuhnya. Karena dia bekerja untuk dirinya, dan dia berjuang mengekspresikan dirinya sendiri tanpa tergantung kepada orang lain dan tidak akan pernah menganggu orang lain,dia berani dengan identitasnya. Dimasa reformasi yang kita agungkan ini, tapi yang membuat banyak orang kebablasan, bahkan anak bangsa sendiri pun tak lagi menghidupi kebhinekaan...kemajemukan Indonesia, aku bersyukur aku mengenal Alween Ong, aku bangga melihatnya, tanpa banyak bicara dia melakukan saja bagiannya, dan aku merasakan kasih dalam setiap gerakannya. Aku masih order ini dan itu, dan dia dengan sabar mencarikan untuk ku ini dan itu seperti yang kubutuhkan dan kuinginkan, dia berusaha bekerja tepat waktu dan harganya terjangkau....dia gak neko neko...dan aku tetap merasakan ketulusannya Dan sejauh ini, Alween Ong menyemangatiku lagi untuk belajar, belajar, dan menulisi lagi lembar lembarku yang lama tak kusapa, buktinya tulisanku ini, cukup enaklah buat dibaca..iyakan..iyakan....*senyum sendiri* Aku menulis catatan ku ini pukul 00.30 setelah aku menyelesaikan design 2 kartu nama, tadinya aku sudah berdoa dan merencanakan tidurku, tapi pikiranku menggelitiku untuk menulisi catatanku, dan aku duduk lagi dan mulai menuliskannya, menuliskan apa yang lewat di kepalaku sebelum nanti aku lupa. Terimakasih Alween...teruslah berkarya..memberdayakan kaum disabilitas, tersenyum ramah, kerja keras, murah hati dan bersedekah, minimal mimpiku menyeruak kepermukaan untuk kembali minta diwujudkan, entahpun tak sampai matang yang jelas aku sudah memulainya karena aku mengenal dan mengamati kegesitanmu. Jangan lupa makan ya....order boleh banyak, tapi kesehatanmu tetap yang utama Besok besok kalau aku sudah mahir, order boleh berbagikan...karena itu jugalah yang menjadi impiannya, menjadikan banyak wirausahawan yang mandiri lewat lembaga dan komunitas dimana dia aktif sebagai pengurusnya, dia tidak takut disaingi karena dia tidak merasa menjadi pesaing....rejeki orang masing masing, begitu mottonya. Terimakasih Tuhan aku mengenalnya, dan biarlah dia jadi berkat bagi banyak orang dengan caranya. Salut.....buat Alween Ong

    Bu Juliana Silalahi
  • Baru pertama x ny ke narsis digital...
    Awal liat dr lantai 1 tmptny da jd point of interest aja kak, trs seneng duduk di bangku yg disediakan disna smbil baca2 tulisan didinding ny adem, bnyk pelajaran dsna. Islami sekali.. Kakak2 dsna juga ramah... Apalagi td ada kk yg ramaaaah x, lupa nanya namanya kak, yg pertama kk yg agak sedikit tomboy n satu lg kk kk itu enggak pkk bj team narsis, dia meladeni dni dengan sangat baik n ramah ^_^
    Hasil puzzle ny jg bgs... Seneng dengan hasil nya kak. Jd tertatik jd member. Insyaallah nnt dni ksna lg n dftr lgsg jd member narsis heheheh....
    N smg nnt bs ktmu dgn kk n cerita bnyk ma kk....
    Mkin kagum ama ownernya
    Ini hasil cetakan puzzle ny kak...
    Awalny dni bwt ukuran 20x20 ternyata puzzlenya 20x15 klo g slh, untungny dni bw file mentahny, trs kk yg enggak pkk bj team ngasi solusi klo font ny digeser n dibesarin heheheh... Jdny begini, n memuaskan...
    Mksh bwt team narsis digital ^_^

    Andini Fitri Lubis
  • Narsis Mantap ^_^

    Nayla
  • Narsis Bagus Produknya keren-keren dan pastinya gak mengecewakan

    Kiki
Cek Ongkir
Propinsi
Kabupaten
Kecamatan
Berat Gram
LIVE FEED
    Please Like Us

    ORDER TRACKER

    Nomor Order:
    Email:
    Cek Order
    Cetak, Print, Sablon, Bordir, Souvenir, Promosi, Satuan Narsis Digital Printing Medan © 2019. Alcompany Indonesia
    Mobile Site